Kamis, 26 Maret 2015

Kelompok Organisasi



Nama               : Hana Hartina
Kelas               : 2KA19
NPM               : 13113863
Mata Kuliah    : Teori Organisasi Umum 2 #
Dosen              : Siti Masitoh
 
Kegiatan Ekstra Kurikuler Palang Merah Remaja (PMR)
Kegiatan ekstra kurikuler merupakan kegiatan pengayaan dan perbaikan yang berkaitan dengan program kokurikuler dan intrakurikuler. Kegiatan ini dapat dijadikan sebagai wadah bagi siswa yang memiliki minat mengikuti kegiatan tersebut. Melalui bimbingan dan pelatihan guru, kegiatan ekstrakurikuler dapat membentuk sikap positif terhadap kegiatan yang diikuti oleh para siswa.
Kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti dan dilaksanakan oleh siswa baik di sekolah maupun di luar sekolah, bertujuan agar siswa dapat memperkaya dan memperluas diri. Memperluas diri ini dapat dilakukan dengan memperluas wawasan pengetahuan dan mendorong pembinaan sikap atau nilai-nilai.
Pengertian ekstrakurikuler menurut kamus besar bahasa Indonesia (2002:291) yaitu:”suatu kegiatan yang berada di luar program yang tertulis di dalam kurikulum seperti latihan kepemimpinan dan pembinaan siswa”.

Tujuan dari kegiatan ekstra kurikuler :
  1. Ekstra kurikuler ini harus dapat meningkatkan kemampuan siswa baik kognitif, afektif maupun psikomotor.
  2. Mengembangkan bakat dan minat siswa dalam binaan pribadi menuju manusia yang positif seutuhnya.
  3. Dapat mengetahui, mengenal serta membedakan hubungan antara pelajaran satu dengan yang lainnya.
    Waktu SMP saya mengikuti salah satu ekstra kurikuler, yaitu ekstra kurikuler Palang Merah Remaja atau yang biasa disebut dengan PMR. Ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) merupakan salah satu ekstrakurikuler yang ada di SMA Negeri 10 Bogor. Selain PMR juga ada ekstra kurikuler lainnya yaitu basket, pramuka, paskibra, futsal, rohis (keagamaan), badminton, dll.
    Dalam mengikuti ekstrakurikuler  Palang Merah Remaja (PMR) ada beberapa materi yang harus dikuasai para anggotanya. Materi tersebut yaitu :
    1. Tujuh Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah Internasional 
    2. Tribakti Palang Merah Remaja
    3. Mars Palang Merah Remaja
    4. PATUT
    5. Pertolongan pertama
    6. Pelaksaan pertolongan pertama
    7. Peralatan P3K (Pertolongan Pertana pada Kecelakaan)
    8. Pembuatan dan penggunaan tandu
    9. Pembalutan dan mitela
    10. Evakuasi korban


    Dengan sedikit penjelasannya yaitu sebagai berikut :

    PATUT


    Isi dari PATUT:
    P : Penolong mengamankan diri sendiri sebelum bertindak
    A : Amankan Korban
    T : Tandai tempat kejadian
    U : Usahakan panggil bantuan
    T : Tangani korban (dengan P3K) mulai dari luka yang paling serius atau membahayakan keselamatan korban

    Tujuh Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah Internasional


    1. Kemanusiaan
    2. Kesamaan
    3. Kenetralan
    4. Kemandirian
    5. Kesukarelaan
    6. Kesatuan
    7. Kesemestaan


    Tribakti Palang Merah Remaja

    1. Berbakti kepada masyarakat.
    2. Mempertinggi ketrampilan dalam rangka meningkatkan kebersihan dan kesehatan.
    3. Mempererat persahabatan nasional dan internasional



    Mars Palang Merah Indonesia

    Palang Merah Indonesia
    Sumber kasih umat manusia
    warisan luhur nusa dan bangsa
    Wujud nyata mengayom Pancasila
    Gerak juangnya ke seluruh Nusa
    Mendharmakan bakti bagi ampera
    Tunaikan tugas suci, tujuan PMI, di Persada Bunda Pertiwi
    untuk umat manusia di seluruh dunia
    PMI mengantarkan jasa 

    Faktor-Faktor yang dilatih dalam pendidikan ke-PMR-an:


    • Fisik
    • Mental
    • Kreatifitas/Otak


    Pertolongan Pertama



    • Pelaksanaan pertolongan pertama
    1. Periksa kesadaran
    2. Periksa pernapasan
    3. Periksa apakah ada tanda-tanda pendarahan
    4. Periksa keadaan lokal atau keadaan sekitar



    • Peralatan P3K (Pertolongan Pertama pada Kecelakaan)


    1. Bahan membersihkan tangan. Contoh: Sabun, alkohol.
    2. Obat pencuci luka. Contoh: Rivanol, alkohol.
    3. Obat pengurang rasa sakit. Contoh: Parasetamol.
    4. Wewangian untuk menyadarkan korban. Contoh: Cologne, minyak angin.
    5. Pembalut gulung
    6. Mitela
    7. Kapas
    8. Plester
    9. Kain kassa/ kain steril
    10. Gunting
    11. Pinset


    Pelajaran Membuat Tandu


    1. Menyiapkan alat-alat yang diperlukan: tambang, bambu untuk pegangan tangan
    2. Membuat simpul jangkar dan simpul pangkal
    3. Mengencangkan dan menguatkan tandu agar bisa ditempati oleh korban



    Pelajaran Evakuasi korban


    1. Bagaimana cara mengangkat korban ke tandu
    2. Cara mengangkat korban dengan 2 orang atau lebih.
    3. Cara mengangkat korban sendiri