Nama : Hana Hartina
Kelas : 2KA19
NPM : 13113863
Mata Kuliah : Teori Organisasi Umum 1 # (Penghargaan dan
Hukuman)
Dosen : Yusye Milawaty
Penghargaan
Penghargaan
adalah sebuah bentuk apresiasi kepada suatu prestasi tertentu yang diberikan
oleh atau dari perorangan ataupun suatu lembaga yang biasanya diberikan dalam
bentuk material atau ucapan. Dalam organisasi ada istilah insentif, yang
merupakan suatu penghargaan dalam bentuk material atau non material yang
diberikan oleh pihak pimpinan organisasi perusahaan kepada karyawan agar mereka
bekerja dengan baik, dan itu juga menjadikan modal motivasi yang tinggi dan
berprestasi dalam mencapai tujuan-tujuan perusahaan atau organisasi.
Bentuk
Penghargaan :
- Penghargaan Umum. Penghargaan Umum dapat diberikan kepada seluruh karyawan yang dinilai secara metode dapat diberikan untuk menilai kinerja karyawan secara objektif.
- Penghargaan Khusus. Penghargaan Khusus dapat diberikan kepada karyawan yang dianggap atau dinilai telah berkontribusi secara khusus kepada perusahaan.
Jenis
penghargaan :
- Penghargaan Ekstrinsik
Perasaan
Ekstrinsik datang dari luar orang tersebut.
Berikut
ini ada beberapa jenis Penghargaan Ekstrinsik :
a. Penghargaan
Finansial : gaji, upah dan tunjangan karyawan.
b. Penghargaan
Interpersonal : promosi.
- Penghargaan Intrinsik
Penghargaan
Intrinsik diartikan sebagai penghargaan yang diatur sendiri oleh seseorang.
Berikut
ini ada beberapa jenis Penghargaan Intrinsik :
a. Penyelesaian
(Completion)
b. Pencapaian
(Achievement)
c. Otonomi
(Autonomy)
d. Pertumbuhan
pribadi (Personal Growth)
e. Fungsi
Penghargaan
Fungsi
Penghargaan :
1) Memperkuat
motivasi untuk memacu diri agar mencapai prestasi
2) Memberikan
tanda bagi seseorang yang memiliki kemampuan lebih
3) Bersifat
Universal
Hukuman
Hukuman
adalah sebuah cara untuk mengarahkan sebuah tingkah laku agar sesuai dengan
tingkah laku yang berlaku secara umum. Dalam hal ini, hukuman diberikan ketika
sebuah tingkah laku yang tidak diharapkan ditampilkan oleh orang yang
bersangkutan atau orang yang bersangkutan tidak memberikan respon atau tidak
menampilkan sebuah tingkah laku yang diharapkan. Dalam menjalankan organisasi
diperlukan sebuah aturan dan hukum yang berfungsi sebagai alat pengendali agar
kinerja pada organisasi tersebut dapat berjalan dengan baik. Jika aturan dan
hukum dalam suatu organisasi tidak berjalan baik maka akan terjadi konflik
kepentingan baik antar individu maupun antar organisasi.Pada beberapa kondisi
tertentu, penggunaan hukuman dapat lebih efektif untuk merubah perilaku
pegawai, yaitu dengan mempertimbangkan:
o
Waktu
o
Intensitas
o
Jadwal
o
Klarifikasi
o
Impersonalitas (tidak bersifat pribadi).
Untuk
mengembangkan suatu program yang menggunakan hukuman secara efektif.
Jenis
Hukuman :
- Hukuman Positif. Hukuman Positif merupakan jenis hukuman yang memeberikan sesuatu yang tidak menyenangkan.
- Hukuman Negatif. Hukuman Negatif merupakan jenis hukuman yang menghilangkan sesuatu yang menyenangkan.
Fungsi
Hukuman :
- Membatasi perilaku. Hukuman menghalangi terjadinya pengulangan tingkah laku yang tidak diharapkan
- Bersifat mendidik
- Memperkuat motivasi untuk menghindarkan diri dari tingkah laku yang tidak diharapkan
Implikasi Penghargaan
dan Hukuman pada perusahaan
Dalam
lingkungan perusahaan aturan yang berlaku pada setiap elemen yang berada dalam
suatu perusahaan atau organisasi memiliki tanggung jawab yang sama atas
tugasnya masing-masing. Seperti halnya pegawai dan manajer, pegawai bertanggung
jawab atas tugasnya sebagai oprasional dalam suatu perusahaan. Dan manajer
bertanggung jawab sebagai pengendali operasional, dengan tingkat propesional
tertentu yang telah memiliki tugasnya masing-masing, tanpa harus mencampuri
tugas dari pegawai sebagai operasional. Dengan hal itu berdirinya suatu
perusahaan tidak lepas dari pemikiran para pendiri perusahaan yang telah
mengetahui kekurangan dan kelebihan perusahaannya, pemimpin perusahaan harus
bisa memanage pegawainya dengan aturan yang diberlakukan. Karenanya pemimpin
perusahaan harus memiliki konsep untuk memberikan penghargaan maupun hukuman
kepada anggotanya. Dimana penghargaan tersebut dimaksudkan untuk memberikan
motivasi kepada pegawainya dengan sama rata, dan hukuman diberikan dengan
maksud untuk memberikan perhatian kepada pegawainya agar bekerja secara aktif
dan profesional.
Namun
pada prakteknya, para pemimpin perusahaan tidak terlalu mengertikan pegawainya
bekerja sesuai waktu dan komposisinya. Kasus seperti inilah yang sekarang
sering terjadi dalam lingkungan perusahaan, yang membuat anggota perusahaan
tersebut mengambil resiko keluar dari aturan perusahaan tanpa memikirkan
hukuman yang akan menimpanya.
DAFTAR PUSTAKA
- McEntarffer, Robert & Weseley, A. J. (2007). Advanced Placement Psychology (AP Psychology). 3rd edition. Barron’s Educational Series, Inc.
- Indrakusuma, A. D. (1973). Pengantar Ilmu Pengetahuan. Malang: Fakultas Ilmu Pendidikan IKIP Malang,
- Stephen P. Robbins dan Timothy A. Judge (2008). Perilaku Organisasi (Organizational Behavior). Buku 2 Edisi 12. Jakarta: Salemba Empat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar