Selasa, 25 November 2014

Penghargaan dan Hukuman



Nama               : Hana Hartina
Kelas               : 2KA19
NPM               : 13113863
Mata Kuliah    : Teori Organisasi Umum 1 # (Penghargaan dan Hukuman)
Dosen              : Yusye Milawaty

Penghargaan
Penghargaan adalah sebuah bentuk apresiasi kepada suatu prestasi tertentu yang diberikan oleh atau dari perorangan ataupun suatu lembaga yang biasanya diberikan dalam bentuk material atau ucapan. Dalam organisasi ada istilah insentif, yang merupakan suatu penghargaan dalam bentuk material atau non material yang diberikan oleh pihak pimpinan organisasi perusahaan kepada karyawan agar mereka bekerja dengan baik, dan itu juga menjadikan modal motivasi yang tinggi dan berprestasi dalam mencapai tujuan-tujuan perusahaan atau organisasi.

Bentuk Penghargaan :

  • Penghargaan Umum. Penghargaan Umum dapat diberikan kepada seluruh karyawan yang dinilai secara metode dapat diberikan untuk menilai kinerja karyawan secara objektif.
  • Penghargaan Khusus. Penghargaan Khusus dapat diberikan kepada karyawan yang dianggap atau dinilai telah berkontribusi secara khusus kepada perusahaan.


Jenis penghargaan :

  •  Penghargaan Ekstrinsik

Perasaan Ekstrinsik datang dari luar orang tersebut.
Berikut ini ada beberapa jenis Penghargaan Ekstrinsik :
a.       Penghargaan Finansial : gaji, upah dan tunjangan karyawan.
b.      Penghargaan Interpersonal : promosi.

  • Penghargaan Intrinsik

Penghargaan Intrinsik diartikan sebagai penghargaan yang diatur sendiri oleh seseorang.
Berikut ini ada beberapa jenis Penghargaan Intrinsik :
a.       Penyelesaian (Completion)
b.      Pencapaian (Achievement)
c.       Otonomi (Autonomy)
d.      Pertumbuhan pribadi (Personal Growth)
e.       Fungsi Penghargaan

Fungsi Penghargaan :
1)      Memperkuat motivasi untuk memacu diri agar mencapai prestasi
2)      Memberikan tanda bagi seseorang yang memiliki kemampuan lebih
3)      Bersifat Universal

Hukuman
Hukuman adalah sebuah cara untuk mengarahkan sebuah tingkah laku agar sesuai dengan tingkah laku yang berlaku secara umum. Dalam hal ini, hukuman diberikan ketika sebuah tingkah laku yang tidak diharapkan ditampilkan oleh orang yang bersangkutan atau orang yang bersangkutan tidak memberikan respon atau tidak menampilkan sebuah tingkah laku yang diharapkan. Dalam menjalankan organisasi diperlukan sebuah aturan dan hukum yang berfungsi sebagai alat pengendali agar kinerja pada organisasi tersebut dapat berjalan dengan baik. Jika aturan dan hukum dalam suatu organisasi tidak berjalan baik maka akan terjadi konflik kepentingan baik antar individu maupun antar organisasi.Pada beberapa kondisi tertentu, penggunaan hukuman dapat lebih efektif untuk merubah perilaku pegawai, yaitu dengan mempertimbangkan:
o   Waktu
o   Intensitas
o   Jadwal
o   Klarifikasi
o   Impersonalitas (tidak bersifat pribadi).
Untuk mengembangkan suatu program yang menggunakan hukuman secara efektif.
Jenis Hukuman :

  1. Hukuman Positif. Hukuman Positif merupakan jenis hukuman yang memeberikan sesuatu yang tidak menyenangkan.
  2. Hukuman Negatif. Hukuman Negatif merupakan jenis hukuman yang menghilangkan sesuatu yang menyenangkan.


Fungsi Hukuman :

  1. Membatasi perilaku. Hukuman menghalangi terjadinya pengulangan tingkah laku yang tidak diharapkan
  2. Bersifat mendidik
  3. Memperkuat motivasi untuk menghindarkan diri dari tingkah laku yang tidak diharapkan


Implikasi Penghargaan dan Hukuman pada perusahaan

Dalam lingkungan perusahaan aturan yang berlaku pada setiap elemen yang berada dalam suatu perusahaan atau organisasi memiliki tanggung jawab yang sama atas tugasnya masing-masing. Seperti halnya pegawai dan manajer, pegawai bertanggung jawab atas tugasnya sebagai oprasional dalam suatu perusahaan. Dan manajer bertanggung jawab sebagai pengendali operasional, dengan tingkat propesional tertentu yang telah memiliki tugasnya masing-masing, tanpa harus mencampuri tugas dari pegawai sebagai operasional. Dengan hal itu berdirinya suatu perusahaan tidak lepas dari pemikiran para pendiri perusahaan yang telah mengetahui kekurangan dan kelebihan perusahaannya, pemimpin perusahaan harus bisa memanage pegawainya dengan aturan yang diberlakukan. Karenanya pemimpin perusahaan harus memiliki konsep untuk memberikan penghargaan maupun hukuman kepada anggotanya. Dimana penghargaan tersebut dimaksudkan untuk memberikan motivasi kepada pegawainya dengan sama rata, dan hukuman diberikan dengan maksud untuk memberikan perhatian kepada pegawainya agar bekerja secara aktif dan profesional.

Namun pada prakteknya, para pemimpin perusahaan tidak terlalu mengertikan pegawainya bekerja sesuai waktu dan komposisinya. Kasus seperti inilah yang sekarang sering terjadi dalam lingkungan perusahaan, yang membuat anggota perusahaan tersebut mengambil resiko keluar dari aturan perusahaan tanpa memikirkan hukuman yang akan menimpanya.


DAFTAR PUSTAKA

  • McEntarffer, Robert & Weseley, A. J. (2007). Advanced Placement Psychology (AP Psychology). 3rd edition. Barron’s Educational Series, Inc.
  • Indrakusuma, A. D. (1973). Pengantar Ilmu Pengetahuan. Malang: Fakultas Ilmu Pendidikan IKIP Malang,
  • Stephen P. Robbins dan Timothy A. Judge (2008). Perilaku Organisasi (Organizational Behavior). Buku 2 Edisi 12. Jakarta: Salemba Empat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar